Profil Direktur PT RECARE: Menjalin Komunikasi, Membangun Harmonisasi

Ada banyak cara yang dilakukan oleh seorang pemimpin untuk menjaga semangat kerja karyawan. Salah satu yang popular adalah memimpin dengan sikap egaliter, demi membangun kebersamaan antar karyawan dan manajemen.

DIREKTUR PT RECARE, Edward Leonard Parsaoran

Edward Leonard Parsaoran atau yang akrab disapa Leo, merupakan sosok pemimpin bergaya egaliter yang mengedepankan pendekatan komunikasi. Ia tak sungkan  mengajak stafnya berdiskusi seraya memberikan masukan di setiap kesempatan bertemu dengan karyawan. 

Bersama 48 karyawan organik, ia membangun PT RECARE dengan memperkuat aspek digital demi menghadapi tantangan zaman. Tak lupa, ia selalu menyandarkan seluruh urusannya pada Tuhan, sesuai filosofi hidupnya. Kesuksesan Leo di dunia kerja tak lepas dari nilai-nilai kehidupan yang diwarisi oleh kedua orang tuanya. Lahir di Duri, Riau, 22 agustus 1969, Leo tumbuh menjadi anak yang mandiri dan disiplin. Nilai-nilai tersebut terus ditempa, khususnya dari sang ayah.

Dengan rendah hati, anak nomor empat dari enam bersaudara ini mengaku tak ada hal yang terlalu istimewa mewarnai masa kecilnya. Hari-harinya hanya dipenuhi jadwal kegiatan yang tertata, mulai dari bangun tidur, waktunya sekolah, bermain, belajar, dan aktivitas harian lainnya. “Tidak ada yang istimewa, semua kegiatan sehari-hari sudah ada jadwalnya, dari mulai bangun tidur di pagi hari sampai tidur malam lagi. Yang pasti, kami diajarkan untuk disiplin dan mandiri,” ujarnya.

Nilai-nilai kehidupan yang ditanamkan oleh kedua orang tuanya berbuah manis. Leo memiliki prestasi akademik yang cukup membanggakan. Sejak SD, ia selalu masuk dalam ranking lima besar terbaik di kelasnya. Di bangku SMP dan SMA, Leo berhasil mempertahankan prestasinya dan meraih beasiswa dari sekolah.

Pencapaian ini tak berhenti di situ. Saat menjadi mahasiswa jurusan Fisika di salah satu Universitas di Riau tahun 1988-1992, Leo berhasil menjadi lulusan tercepat di angkatannya dengan meraih nilai memuaskan. “Saya ingin membuat kedua orang tua saya bangga, dan membuktikan bahwa ajaran yang mereka berikan ada hasilnya,” kata Leo seraya mengenang kembali masa remaja.

Lulus kuliah, ia lantas menjajal dunia kerja di sekitaran tanah kelahirannya. Barulah pada tahun 1995, Leo merantau ke Jakata dan bekerja di salah satu perusahaan otomotif terkemuka dengan posisi tenaga pemasaran. Pada tahun 1998 saat Indonesia dilanda krisis ekonomi hebat, Leo pindah haluan ke perusahaan BUMN. Ia resmi menjadi karyawan PT Rekayasa Industri atau PT Rekind dan bekerja dalam team project management. Pada perusahaan yang bergerak di bidang Engineering, Procurement and Construction (EPC) itu, Leo ditugaskan ke berbagai daerah untuk menyelesaikan pengerjaan proyek Rekind yang terus berkembang.

Kemudian pada tahun 2003, Leo ditugaskan ke anak Perusahaan PT Rekind, yakni PT Rekayasa Engineering dan mendapat penugasan proyek di wilayah Kalimantan.  Tahun 2008, Leo kembali ke Jakarta dengan posisi Manager Marketing Business Development (MBD) PT Rekayasa Engineering sampai Maret 2018. Selanjutnya, ia dipercaya 

menjadi General Manager MBD PT Rekayasa Engineering selama tiga tahun, atau hingga Maret 2021. Puncaknya, Pria yang juga pernah menjabat  Komsiaris PT Recon Sarana Utama ini ditunjuk menjadi Direktur PT Rekayasa Cakrawala Resources atau yang lebih dikenal dengan RECARE, yang tak lain adalah cucu perusahaan dari PT Rekind, tepat pada 1 April 2021.

Artikel hasil liputan BUMN Track. Baca selengkapnya di sini: https://bumntrack.co.id/wp-content/uploads/bumntrack/edisiagustus2022r/mobile/index.html

ETOS KERJA

Mengantongi sederet pengalaman di industri EPC, Leo membawa nilai tambah bagi insan RECARE. Salah salah satunya adalah menanamkan prinsip budaya AKHLAK sebagai core values  BUMN yang merupakan akronim darii Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaborasi. Menurutnya, dibutuhkan pembiasaan diri untuk menumbuhkan dan menjadikan AKHLAK sebagai kunci dalam melaksanakan tugas yang berkelanjutan. 

Dalam keseharian, AKHLAK diharapkan tidak hanya menjadi sekadar jargon atau tag line, lebih dari itu, sebagai budaya di semua BUMN, khususnya RECARE untuk dapat meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan negara. “Sejak diterapkan sebagai budaya BUMN pada 2020 lalu, AKHLAK tidak hanya menjadi core values, tapi juga menjadi landasan reformasi pengelolaan BUMN untuk merespons perubahan dan tuntutan lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat,” ungkap Leo. Iklim kerja yang harmonis dan SDM yang kompeten merupakan modal yang dimiliki oleh RECARE. Hal ini menjadi nilai positif untuk bergerak cepat menyesuaikan diri dengan perubahan zaman di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). 

“Orang-orang RECARE ini kompeten sehingga tidak sulit ketika diberikan arahan. Mereka juga sangat solid dan memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi. Ini adalah kekuatan bagi perusahaan,” ungkap Leo. Namun, kekuatan yang dimiliki RECARE masih perlu ditransformasi.

Hal ini dilakukan demi menjawab tantangan bisnis yang terus bergerak dinamis. Terlebih, banyak sekali penurunan yang menghantam berbagai sektor usaha akibat badai pandemi.  Leo yakin, etos kerja yang dimiliki seluruh insan RECARE menjadi modal yang kuat bagi perusahaan untuk terus bertumbuh.  “Transofrmasi yang dilakukan akan meng-upgrade apa yang sudah berjalan selama ini, bukan karena artinya mereka tidak mampu sehingga skill ini didatangkan dari luar,” jelas Leo.

Dalam roadmap transformasi bisnis yang digagas RECARE, penguatan SDM menjadi salah satu faktor utama yang disasar demi melahirkan leadership yang andal.  Sebab menurutnya, kemampuan leadership bukan hanya dibutuhkan seorang pemimpin saja, tetapi harus dimiliki semua orang. “Setiap manusia harus memiliki kemampuan leadership dan nilai tambah di bidangnya masing-masing. Kemampuan inilah yang harus terus kita asah agar tujuan perusahaan dapat tercapai,” ungkap Leo.

Karenanya, Leo selalu menumbuhkan iklim komunikasi positif antar karyawan seraya merangkul mereka untuk mencapai satu tujuan bersama. Di tiap kesempatan, Leo juga  memberikan kesempatan para karyawan untuk berdiskusi ataupun menyampaikan pendapat. Intinya, membuka saluran komunikasi dua arah.

Edward Leonard Parsaoran

FILOSOFI GOLF

Dalam menjaga keseimbangan waktu antara pekerjaan dan keluarga, suami dari Nurhetty Bakara ini berusaha menghabiskan akhir pekannya bersama keluarga tercinta. Entah itu menghadiri acara keluarga, merencanakan liburan atau sekadar jalan-jalan santai bersama isri dan anak semata wayang mereka, Gabriela Yudith Anastasya. Jika ada waktu luang yang lebih panjang, Leo juga berusaha menyempatkan diri melakukan hobinya bermain golf. Bukan sekedar berolahraga, golf dimanfaatkan pula oleh Leo untuk menciptakan peluang-peluang bisnis baru. “Sambil menunggu giliran, kita bisa saling sapa dan berbincang ringan dengan pemain lain, mungkin dari situ ada peluang-peluang baru yang bisa dikerjakan,” katanya.

Lebih dari itu, olahraga golf juga mengandung banyak filosofi yang membantunya terus memperbaiki kualitas hidup. “Golf ini bisa melatih kesabaran, melatih kontrol emosi, serta melatih kita untuk mengukur kemampuan diri.  Dengan berolahraga golf yang baik, kita jadi pandai mengelola rasa dan mengelola waktu,” ungkap Leo bersemangat. Dirinya yakin, kebiasaan yang dilakukan saban minggu ini sangat penting untuk me-refresh pikirannya kembali, setelah hari-hari sebelumnya dipadati urusan pekerjaan dengan sederet target yang harus dilampaui. Dengan berolahraga dan menghabiskan waktu bersama keluarga, ia kembali bersemangat mencapai target-target perusahaan yang telah dicanangkan besama.

Salah satunya adalah mewujudkan transformsi perusahaan berbasis digital. Ya, saat ini Leo dan jajarannya tengah memulai proses transformasi yang ditandai dengan peralihan beberapa item pekerjaan dari manual ke digital. Dengan bertransformasi, Leo berharap seluruh 

proses bisnis dan monitoring dapat dilakukan hanya melalui satu aplikasi atau platform digital. “Kalau apliksi digital ini sudah terwujud, siapapun nanti yang akan melanjutkan sudah bisa memanfaatkan platform yang sudah kita siapkan,” pungkasnya.

Artikel hasil liputan BUMN Track. Baca selengkapnya di sini: https://bumntrack.co.id/wp-content/uploads/bumntrack/edisiagustus2022r/mobile/index.html

Read other articles here